04 Juni 2008

CINTA & PERNIKAHAN


Suatu hari, Plato bertanya kepada gurunya, Socrates, tentang cinta dan perkawinan…berikut dialog mereka :
“Guru, terangkan kepadaku tentang apa itu cinta..!”
“baiklah, sekarang kau pergi ke taman bunga di depan sana.. ambilkan untukku sebuah bunga yang paling indah untukku, dengan syarat kau tidak boleh kembali atau melihat lagi belakang.dan ingat, hanya satui kali pengambilan..begitu kembali ke sini, kau akan belajar sesuatu tentang cinta..”
Tanpa banyak tanya, Plato langsung berlari ke taman bunga di depan mereka. Dia berjalan terus ke depan, sambil mencari bunga yang paling indah. Namun, ketika dia kembali, dia..
“maaf guru, saya tidak bisa membawakanmu sekuntum bungapun”
“kenapa ?”
“ketika saya melihat sekuntum bunga yang indah, saya mengira mungkin masih ada yang lebih indah lagi di depan sana.. Hal itu terjadi di sepanjang perjalanan, hingga sampai di akhir taman saya sadar saya belum menemukan bunga yang paling indah itu.Saya tidak bisa kembali lagi, karena engkau melarangnya…”
“seperti itu lah cinta, plato”
” kalau begitu, guru…terangkan kepadaku tentang apa itu pernikahan!”
“baiklah, sekarang pergilah engkau ke hutan di depan sana…ambilkan untukku satu pohon yang paling tinggi dan sehat, tapi syaratnya kau tidak boleh menoleh ke belakang, atau kembali lagi. Hanya satu kali pengambilan. Begitu kembali, kau akan belajar sesuatu tentang pernikahan…”
Plato langsung berlari ke hutan yang dimaksud, mencari batang pohon yang paling tinggi dan sehat, dan ketika ia kembali…
“guru, ini batang pohon yang kau maksud..”
“batang pohon ini tidak terlalu tinggi dan tidak juga terlalu sehat, mengapa kau ambil yang ini?”
“Saya belajar dari pengalaman sebelumnya,. Ketika saya melihat ada batang yang lumayan tinggi dan sehat, langsung saya ambil. Di depan, saya melihat banyak batang yang lebih tinggi dan sehat, tapi saya kan sudah tidak bisa kembali lagi….”
“ya…seperti itulah pernikahan”
Bagaimana interpretasi anda tentang ini?

10 komentar:

Anonim mengatakan...

bener banget tu...
mencintai seseorang bukanlah tentang seberapa sempurnanya dia_ tapi bagaimana menjadikannya sesempurna mungkin dimata kita..

Anonim mengatakan...

cerita ini sangat fosofis bung.

Kata letto...
terlalu sulit bagi manusia untuk mengerti tentang cinta, tapi yang jelas_ pernikahan dengan cinta akan membuat kita bahagia selamanya

Anonim mengatakan...

kalau menurut gue banyak hal yang bisa kita ambil dari cerita itu. dalam kesempatan memilih sering kali tidak datang dua kali.

Anonim mengatakan...

aku termasuk orang yang g percaya dengan cinta dan pernikahan.... banyak orang yang meng A.N kan cinta. Tengok saja kasus kekrasan momnas dengan ORMAS tit tit sebagai dalangnya.. eh bukannya minta maaaf justru dengan lantang mereka bilang bahwa tindakan itu dilakukan karena ingin membela dan mencintai agama dan Tuhannya. cinta apaan tu namanya... oh aku tahu maksudn bukan cinta Tuhan tapi cinta kekerasan & kebencian kali... hehe

Anonim mengatakan...

"cinta...hmm...memang sangat banyak persepsi ketika kita bicara tentang hal yang satu nie"
"menurutq, pernikahan adalah sebuah harga mati yang ditawarkan kepercayaan dan agamaq ketika rasa cinta qt tak bisa dibendung lagi"
"kadang beberapa pilihan dan tipikal tergambar jelas di benak kita, namun ternyata begitu 'dalam' ketika kita memilih karena Dia. maka takkan ada lagi diskriminasi berdasar sesuatu yang fana"

"btw, kapan mz nikah, rasa cinta dan sayang adalah rasa yang paling indah yang pernah q temukan, q rasa mz juga sependapat. jadi...kalo terus mencari dalam hutan, tkutnya ntar malah kelewat/ga dapet lho mz...he..he..he"

Anonim mengatakan...

bener banget,,cinta ya seperti itu, sampai kapanpun kalo' kita mencari yang sempurna gak akan pernah ada, no body's perfect,,seperti kata salah seorang temanQ, Allah menciptakan kita berpasangan bukan untuk mencari seseorang yang sempurna tapi lebih untuk menyempurnakan satu sama lain..

boleh tu ceritanya Q pake' hehehe

btw, kapan nemuin cinta dan pernikahan??jgn dipandang2 truz..hehehe

Nurin

Thantowi Jauhari mengatakan...

@ Rudi
thank ya...
sepakat banget...

@ Andika
bener juga,,
kalau semuanya dilandasi dengan cinta pasti semuanya beres...

@ Tjhai
thank bro...

@ Cinta
thank neng..
"dunia ini g selebar daun kelor lho.." mash banyak diluar sana yang berlelaku dgn cinta..

@ Citra Ambarwati
than alot ya...
yup aku sepakat banget..

loh_kok jadi nanyain nikah c.. hehe...
"aku kan blm mau masuk kedalam hutan_ jd g mungkin dong aku tersesat, g dpt /pun kelewat... hehe

@ Nurin Inayati
thank ya...
wah kayknx cerita ne dah dipraktekin nurin ya?, jadi milih siapa?... hehe..

siapa yng memandang & siapa yng dipandang_ semuanya msh abu-abu.. hehe..
pkknya doain aj..

Anonim mengatakan...

duh owi2!jgN di BurU2 dunk jd g smpet bacA kn?biZ kuL Lg...

ky'E g usH baca dEch n akU tau intInya,,yaitU Love,lOve n lovE..y kn??mMg c g b'pengLman tp..jgN slH t'nyaTa..????GIVE ME MORE

Vtea..,,

Anonim mengatakan...

hmmmm... so sweet bgt dech tulisan na..
stuju bgt ma didikan na socrates palagi yg ttg pernikahan...
emg susah klo mw cri pasangan yg perfect tp qt lah yg bwt psangan qta jd perfect...
kpn ya aq bs dpt bunga yg plg indah n pohon yg plg tinggi n sehat?? hehe..

bwt mz owi kpn dpt dua-dua na???
smga smua org bs dptin cnta sjati na...

Thantowi Jauhari mengatakan...

@ vtea
thank ya...
wah kayaknya bentar lagi kelas korbanmu bertambah ne... hehe..
cewek juga kudu TEGAZS lho..

@Yanee
thank ya..
g tau ne dapetnya kapan...
doain ja ok...
semoga yanee juga dapat yang terbaik